Kota Surakarta (Humas) – Dalam rangka memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia, Kedutaan Besar Singapura bersama Kementerian Pendidikan Singapura menyelenggarakan sosialisasi Program Beasiswa ASEAN dan Beasiswa Sarjana ASEAN yang berlangsung di Bale Tawangarum pada Rabu (26/11/2025).
Sosialisasi tersebut mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Respati Ardi. Turut hadir dalam kesempatan penting tersebut adalah Sekar Tanjung dari Komisi IV DPRD Kota Surakarta serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Riyatno. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan kualitas SDM melalui jalur pendidikan internasional.
Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Surakarta dalam kegiatan tersebut diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Rifhamdhani Agam, beserta perwakilan dari sejumlah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN), menunjukkan keseriusan dalam memastikan siswa-siswi madrasah juga mendapatkan akses dan informasi yang sama terhadap kesempatan beasiswa bergengsi ini. Hal ini sejalan dengan visi Pemkot Surakarta sebagai center of knowledge yang inklusif.

Keyakinan Singapura pada Potensi Anak Muda Solo
Dalam sambutannya, First Secretary Embassy of The Republic of Singapore Nediva Divya Singam, mengungkapkan kedekatan personalnya dengan Kota Solo. “Kunjungannya kali ini merupakan kunjungan keempat saya ke Solo. Saya selalu ingat mengapa Solo sekhusus ini karena asalan adanya tradisi yang kuat, memiliki mayoritas penduduk muda yang dinamis dan banyak ambisi untuk masa depan,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa sosialisasi beasiswa ini bukan sekadar memberikan kesempatan, melainkan sebuah investasi untuk memperkuat hubungan Indonesia-Singapura di masa depan. “Acara ini bukan untuk hari ini saja. Tetapi acara ini juga untuk tahun-tahun mendatang,” tutupnya.
Roadmap Pendidikan Solo dan Terobosan Masa Depan
Merespon positif inisiatif ini, Respati Ardi memaparkan sejumlah terobosan dalam roadmap pendidikan yang sedang disusunnya bersama Kadisdik Dwi Riyatno. Ia meminta para kepala sekolah untuk terlibat aktif, karena kedepan akan diberikan target kuota beasiswa yang jelas. Respati Ardi juga menyoroti tumbuhnya ekosistem pendidikan di Solo, termasuk berdirinya tiga universitas baru. Yang tak kalah menarik, diungkapkannya rencana kolaborasi dengan Singapura untuk peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Sedang direncanakan pula kedepan akan ada shortcourse untuk ASN Pemkot ke Singapura dengan durasi 2-3 bulan,” ujarnya.

Filosofi Pendidikan Singapura: Lahirkan Pribadi Percaya Diri dan Peduli
Pada sesi materi, perwakilan Kementerian Pendidikan Singapura yang berlatar belakang sebagai Guru Matematika, memaparkan perbandingan sistem pendidikan kedua negara. Inti dari paparannya adalah sistem pendidikan Singapura dirancang untuk menghasilkan empat outcome yaitu pribadi yang percaya diri, individu yang berkontribusi aktif, pelajar mandiri, dan warga negara yang peduli. Penjelasan ini memberikan perspektif yang lebih menyeluruh, bahwa beasiswa ini tidak hanya mengejar prestasi akademik semata, tetapi juga pembentukan karakter.
Inspirasi Nyata: Hugo Chen, Alumni SMA Regina Pacis yang Sukses
Agar lebih menggugah semangat peserta, acara dilanjutkan dengan sharing inspiration section yang mengulas profil Hugo Chen, alumni SMA Regina Pacis Solo tahun 2023. Hugo Chen disebutkan oleh Pemerintah Singapura sebagai contoh siswa Indonesia yang adaptif, mudah bersosialisasi, dan berani mencoba hal baru. Kisah suksesnya menjadi bukti nyata dan inspirasi bagi siswa Surakarta bahwa kesempatan untuk menimba ilmu di Singapura sangatlah terbuka lebar. Dengan diselenggarakannya sosialisasi ini, kolaborasi pendidikan antara Surakarta dan Singapura memberikan awal cerita yang baru. Melalui peran aktif Kankemenag Kota Surakarta dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan semakin banyak siswa, termasuk dari lingkungan madrasah, yang dapat menggapai cita-citanya di Singapura, sekaligus menjadi duta yang memperkuat jalinan hubungan kedua negara. (rmd)






















