Surakarta (Humas) — Kepala Kankemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menyampaikan dukungan dan kebanggaannya atas inovasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta pada Grand Opening Surakarta Immigration Lounge (SIL) di Atrium Solo Square Mall, Senin (01/12/2025). “SIL adalah bentuk nyata komitmen Imigrasi menghadirkan layanan yang cepat, ramah, dan modern,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, hadir beberapa pejabat pemerintah diantaranya Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Indrianto; Kakanwil Dirjen Imigrasi, Haryono Agus Setyawan; Walikota Solo, Respati Ardi, dan Direktur Keuangan dan HRD PT. Solo Indah Dinamika, Sugeng Siswanto; serta jajaran pejabat terkait lainnya.
Ahmad Ulin menegaskan bahwa hubungan Imigrasi dan Kementerian Agama memiliki peran strategis bagi masyarakat. Sinergi ini mempermudah koordinasi paspor bagi ustadz atau ahli agama dari luar negeri, penerbitan paspor santri dan siswa yang akan belajar ke luar negeri, hingga jamaah yang membutuhkan dokumen imigrasi untuk kegiatan keagamaan.
Menurutnya, hadirnya SIL memperkuat kolaborasi lintas lembaga dan menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat terus ditingkatkan melalui inovasi, keterbukaan, dan kerja sama yang berkelanjutan.
Inti sambutan, disampaikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Indrianto. Ia menyampaikan bahwa Immigration Lounge di Solo Square Mall memberikan solusi pelayanan yang fleksibel dan cepat, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu di jam kerja. “Dengan lokasi yang strategis di dalam pusat perbelanjaan, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan keimigrasian sembari menjalankan aktivitas hariannya,” sambungnya.
Immigration Lounge di Solo Square Mall, merupakan bentuk kerja sama antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta dengan PT Solo Indah Dinamika. “Kami berharap Immigration Lounge ini menjadi simbol transformasi pelayanan public, bagian dari semangat reformasi birokrasi yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat, kami ingin menciptakan pengalaman layanan keimigrasian yang tidak hanya cepat, akurat, tapi juga manusiawi, nyaman, dan terpercaya,”jelasnya.
Kakanwil Dirjen Imigrasi, Haryono Agus Setyawan dalam laporannya menyampaikan bahwa Surakarta atau Solo bukan sekadar kota. “Solo adalah ruang rasa, ruang budaya, ruang kehidupan, nilai ‘nguwongke uwong’ atau memanusiakan manusia tumbuh sebagai nafas keseharian masyarakat,”ujarnya.
Solo Square Mall adalah salah satu pusat kehidupan masyarakat, tempat keluarga beraktivitas, wisatawan singgah, dan para pelaku usaha menjalankan aktivitasnya. “Maka, menghadirkan layanan keimigrasian di tempat ini bukan sekadar strategi pelayanan, namun mewujudkan penghormatan kepada ritme kehidupan masyarakat Surakarta yang dinamis, namun tetap syarat sopan santun Jawa,”jelasnya.
Fasilitas Surakarta Immigration Lounge beroperasi setiap hari Senin sampai dengan Senin kembali, artinya Sabtu-Minggu dapat dilayani. “Ada pepatah jawa, Ajining diri saka lati, ajining bangsa saka layaning negara. Artinya, martabat diri ada pada tutur kata, martabat bangsa ada pada mutu pelayanan negara,”pungkasnya.
Pemerintah berharap setiap inovasi layanan masyarakat mampu menghadirkan kemudahan, kecepatan, dan kepastian bagi warga, sekaligus memperkuat transparansi dan profesionalitas pelayanan publik. Inovasi-inovasi baru diharapkan tidak hanya memperbaiki mekanisme kerja, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Dengan hadirnya pembaruan layanan ini, pemerintah menargetkan terciptanya pelayanan yang lebih efektif, humanis, dan terpercaya sehingga meningkatkan kepuasan serta kepercayaan masyarakat. (may)


















