Surakarta (Humas) – Tim Zona Integritas kembali bersiap melanjutkan sistem yang telah berjalan baik, demi mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. Rapat Koordinasi dipimpin oleh Ketua Tim ZI, Bagus Sigit Setiawan dan dihadiri oleh 6 (enam) Ketua Pokja serta Sekretaris (05/02/2026) di Aula R. Oesman Pudjotomo.
Ketua Pokja periode tahun 2025 dimaksimalkan dalam pelaksanaan fungsi dan koordinasinya dan dilimpahkan pada jabatan Wakil Ketua ZI. “Saya melihat koordinasi akan berjalan lebih cepat, maka saya tugaskan semua ketua pokja terdahulu, untuk membantu saya menjadi Wakil Ketua.”ujar Bagus Sigit.
Dalam rapat tersebut juga dibahas kendala yang muncul di setiap pokja serta pembahasan usulan tim yang baru dibentuk. Susunan draft Surat Keputusan tentang Tim Zona Integritas, banyak mengalami perubahan termasuk diantaranya, tugas sekretaris yang kini menjabat sebagai Ketua Pokja. “Maka nanti silakan, dimaksimalkan untuk program-program yang berkaitan dengan zona integritas, sudah ditambahkan pula personil-personil baru yang diharapkan membantu dalam pengumpulan eviden dan sebagainya,”tegasnya.
Terkait dengan Manajemen Perubahan, diminta untuk fokus pada kelanjutan inovasi dari agen perubahan yang telah diajukan dalam eviden. “Golek Garwo edisi 3 ini sudah mau jalan lagi, maka silakan koordinasikan dengan agen perubahan untuk aktif dan mengumpulkan eviden yang berkaitan,” jelas Ketua ZI. Dalam pokja Sistem Manajemen SDM, Bagus Sigit mengingatkan untuk segera memunculkan reward and punishment bagi pegawai yang berkinerja baik dan kurang baik.
Sementara itu, Penguatan Pengawasan diharapkan untuk segera menerapkan segala bentuk tindakan pengawasan, penertiban, dan pelaporan yang berkaitan dengan pelanggaran ASN. “Jika memang ada yang melanggar ketentuan, menerima gratifikasi, atau indikasi korupsi, maka segera lakukan tindakan pelaporan dan penertiban,” jelasnya.
Lebih lanjut, titik fokus zona integritas di sisi layanan masyarakat, yang termasuk dalam peningkatan kualitas layanan publik. “Maka langsung saja, yang masih tertunda kemarin, adalah pemasangan rambu-rambu, seperti wilayah DILARANG MEROKOK, dan penentuan lokasi untuk area lain yang diperlukan.” tegasnya. Seluruh tim zona integritas dengan formasi yang baru, berkomitmen melanjutkan sistem yang berjalan baik, agar terwujud Wilayah Bebas dari Korupsi. (may)

















