Kota Surakarta (Humas) – Dalam rangka memperkuat keimanan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar sesama muallaf, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jebres bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar kegiatan Pembinaan Muallaf dan Pentasharufan Paket bantuan di Aula KUA Kecamatan Jebres, Kamis (9-10-2025).
Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan spiritual bagi para muallaf agar semakin mantap dalam menjalani kehidupan beragama, sekaligus menyalurkan bantuan dari UPZ UNS sebagai bentuk kepedulian dan pemberdayaan umat.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga hati dan memperkuat keyakinan dalam beragama.
“Diri kita memiliki komposisi terdalam yaitu hati. Hati berfungsi untuk meyakini sesuatu. Penting bagi kita untuk memperkuat keyakinan agama dari hari ke hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ahmad Ulin menegaskan bahwa hati yang baik akan melahirkan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa.
“Begitu pula kehidupan kita yang majemuk. Meski terdiri dari berbagai perbedaan, ketika disatukan dengan hati yang baik, akan melahirkan harmoni dan keindahan,” lanjutnya.
Ia juga mengutip sabda Nabi Muhammad SAW:
“Dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Jika daging itu baik, maka baiklah seluruh tubuhnya. Namun jika daging itu rusak, maka rusaklah seluruh tubuhnya. Daging itu adalah hati.”
Menutup sambutannya, Ahmad Ulin mengapresiasi kerja sama antara KUA Jebres dan UPZ UNS yang telah memberikan perhatian dan pendampingan bagi para muallaf.
“Kami berterima kasih kepada UPZ UNS atas kerja sama dan kepeduliannya. Semoga kegiatan ini berlanjut dan membawa manfaat, menjadikan kita semua insan yang berdaya dan bermanfaat,” tutupnya.
Muallaf Rasakan Manfaat dan Penguatan Iman
Kegiatan pembinaan ini disambut antusias oleh para muallaf yang hadir. Mereka mengaku mendapatkan banyak manfaat, baik dari sisi pengetahuan keagamaan, penguatan spiritual, maupun semangat untuk terus memperkokoh iman.
Ratih Permanasari (37), warga Jebres, menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kita diingatkan untuk senang berbagi kalau ada rezeki. Kalau berusaha juga disuruh jujur dan berbuat baik,” ujarnya.
Sementara itu, Theresia Juniarsih (50), muallaf asal Mojosongo yang memeluk Islam pada Agustus 2025, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberi banyak pencerahan rohani.
“Saya dapat pengetahuan tentang salat, pencerahan rohani, saling membantu, dan memperkuat iman serta kasih sayang. Dengan adanya pertemuan ini saya semakin yakin dengan keimanan saya,” tuturnya haru.
Hal senada disampaikan Suyatno (70), muallaf asal Kandang Sapi, Jebres, yang memeluk Islam pada Juni 2025.
“Hasilnya memantapkan iman kita, bisa bersilaturahmi dengan sesama muallaf. Pertemuan ini bagus dan bisa ditindaklanjuti. Syukur-syukur kalau bisa ada pengajian khusus muallaf, kan belum pernah ada, to?” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan UPZ UNS, Kepala KUA Jebres Ghofar Ismail, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kemenag Surakarta Arif Ansori, serta para penyuluh agama fungsional, PPPK, dan non-ASN di lingkungan Kemenag Kota Surakarta. (Sol/Za)




















