Surakarta (Humas) — MTsN Surakarta 1 menjadi titik lokasi pelaksanaan Computer Based Test (CBT) Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) MAN Insan Cendekia, Sabtu (14/02/2026). Sebanyak 150 peserta yang telah lolos verifikasi berkas tampak antusias mengikuti ujian di bawah pengawalan ketat dan profesional.
Momen ini terasa istimewa dengan kehadiran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Suyitno untuk meninjau langsung proses seleksi sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta. “Kalian adalah calon pemimpin masa depan, MAN IC merupakan wadah untuk membentuk generasi yang unggul dalam IPTEK serta kokoh dalam IMTAK. Kerjakan ujian ini dengan jujur, karena karakter mulia adalah modal utama dalam membangun bangsa,” tegasnya.
Di sela peninjauan, Kepala MTsN Surakarta 1, Nurul Qomariyah, memaparkan laporan capaian madrasah yang terus meroket. Ia menyampaikan bahwa prestasi siswa meningkat signifikan di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Salah satu bukti nyata adalah kontribusi alumni di bidang olahraga, seperti pada ajang SEA Games (Sepeda Balap) dan PON (Panahan).
Nurul Qomariyah juga menjelaskan bahwa lulusan MTsN Surakarta 1 secara rutin menempati kursi di berbagai sekolah unggulan. Selain MAN IC dan MAPK, alumni banyak tersebar di SMA Pradita Dirgantara, SMA Taruna Nusantara, SMA CT Arsa, SMA Kemala Bhayangkara, hingga Global Darussalam.

“Kebanggaan kami tidak berhenti di tingkat menengah. Lulusan kami yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi telah diterima di PTN terbaik dalam negeri seperti ITB, UGM, ITS, dan UNS. Bahkan, banyak pula yang menembus universitas di luar negeri, mulai dari Australia, Kanada, Jerman, Turki, Mesir, hingga Yaman,” lapor Nurul Qomariyah kepada Dirjen Pendis.Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum sekaligus Panitia tes, Wahyu Febriyanto, berharap para peserta hari ini dapat meneruskan estafet prestasi tersebut. Ia memproyeksikan mereka sebagai bagian dari “Generasi Emas” 15 tahun ke depan yang berakhlak mulia dan berprestasi akademik.
Melalui seleksi ini, Kementerian Agama RI terus berkomitmen menjaring talenta terbaik demi mewujudkan pendidikan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia. (diana/my)
















