Surakarta (Humas) — Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 resmi dimulai dengan pembukaan pada Jumat (2/10/2026). Kegiatan pembukaan dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh seluruh titik lokasi pelaksanaan OMI di Jawa Tengah.
Sebagai salah satu titik lokasi pelaksanaan, MAN 1 Surakarta mengikuti pembukaan secara daring yang bertempat di Aula Lantai 2 Gedung Ki Hajar Dewantara. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Kankemenag Kota Surakarta, Pengawas Madrasah, Unsur pimpinan madrasah, guru, serta peserta yang akan mengikuti rangkaian kompetisi OMI.
Pembukaan OMI Tingkat Provinsi Jawa Tengah dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab. Dalam sambutannya, Saiful Mujab menyampaikan bahwa OMI merupakan salah satu kegiatan bergengsi yang menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Menurutnya, OMI memiliki keistimewaan karena membangun sinergi secara internal maupun eksternal. Secara internal, kompetisi mempertemukan peserta dari sesama madrasah, sedangkan secara eksternal peserta juga berkompetisi dengan siswa dari sekolah negeri. “Internal karena diikuti sesama madrasah. Eksternal diikuti oleh sekolah negeri. Diharapkan siswa madrasah bisa bersaing secara terbuka,”tegasnya.
Ia juga meminta para kepala madrasah untuk memberikan pendampingan dan mengawal peserta didik yang berhasil mengikuti OMI Tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan sebaik-baiknya. “Para kepala madrasah yang siswanya masuk OMI Jawa Tengah untuk mengawal dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.
Kepala Kantor, Ahmad Ulin Nur Hafsun dan jajaran hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan OMI sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta untuk mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Bagi MAN 1 Surakarta, kepercayaan menjadi salah satu titik pelaksanaan OMI Tingkat Provinsi Jawa Tengah merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan potensi dan prestasi peserta didik.
Setelah pembukaan, pelaksanaan OMI Tingkat Provinsi Jawa Tengah di MAN 1 Surakarta berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (5–6 Oktober 2026), bertempat di Lantai 4 Gedung Jenderal Sudirman MAN 1 Surakarta. OMI diikuti peserta dari tiga jenjang, yaitu MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA.
Pada Senin (5/10/2026), pelaksanaan berlangsung dalam tiga sesi. Sesi pertama pukul 07.30–09.30 WIB diikuti jenjang MI/SD dengan mata pelajaran Matematika. Sesi kedua pukul 10.00–12.00 WIB diikuti peserta MI/SD untuk IPAS dan MTs/SMP untuk Matematika. Selanjutnya, sesi ketiga pukul 13.00–15.00 WIB diperuntukkan bagi peserta MTs/SMP dengan mata pelajaran IPA dan IPS.
Sementara itu, pada Selasa (6/10/2026) seluruh sesi diperuntukkan bagi jenjang MA/SMA. Sesi pertama berlangsung pukul 07.30–09.30 WIB untuk mata pelajaran Matematika dan Fisika. Sesi kedua pukul 10.00–12.00 WIB meliputi Kimia dan Geografi, sedangkan sesi ketiga pukul 13.00–15.00 WIB meliputi Biologi dan Ekonomi.
“Pelaksanaan OMI tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan prestasi, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan akademik, membangun kepercayaan diri, memperluas pengalaman, serta belajar berkompetisi secara sehat,” ujar Kepala MAN 1 Surakarta, Wardimin.
Dengan mempertemukan peserta dari berbagai madrasah dan sekolah di Jawa Tengah, OMI diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, integritas, dan semangat berprestasi. Bagi para peserta, keikutsertaan dalam OMI menjadi kesempatan untuk memberikan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik madrasah dan sekolah masing-masing. (rsd/my)

















