Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta turut menghadiri acara Penyalaan Lampion Natal yang diselenggarakan di Balai Kota Surakarta pada Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian perayaan Natal di Kota Surakarta yang berlangsung meriah, hangat, dan penuh semangat kebersamaan.
Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun, Penyelenggara Kristen Kankemenag Surakarta Desember Darsini, serta seluruh tamu undangan.
Pembukaan acara diawali dengan sambutan dari Ketua Umum Natal Bersama, Wiryawan Arya. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa rangkaian acara akan berlangsung di awal Desember 2025.
“Rangkaian acara Parade Natal dan Bazar UMKM di halaman dalam Balai Kota akan dimeriahkan oleh parade puji-pujian dari tanggal 4–7 Desember,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Perayaan Natal Bersama akan diadakan pada tanggal 8 Januari 2025 dengan undangan sebanyak 7.000 orang dan bertempat di Balai Kota Surakarta.”Tambahnya
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta Respati Ardi juga memberikan sambutan penuh makna.
“Jadikan momen ini untuk membawa terang dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelayanan, bekerja, keluarga, dan kehidupan masyarakat,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya peran para pemuka agama dalam pembinaan generasi muda.
“Supaya para tokoh agama yang berdakwah membawa anak muda kembali ke masjid, dan pendeta membawa anak muda kembali ke gereja,” lanjutnya.
Wali Kota menutup sambutannya dengan apresiasi terhadap seluruh pihak yang menjaga harmoni di Kota Surakarta.
“Berkat kerja keras tokoh agama, tokoh budaya, rekan-rekan kepolisian, TNI, dan Kemenag, kita mendapat peringkat ke-2 sebagai Kota Harmoni,” Tutupnya
Di akhir acara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menyampaikan apresiasinya terhadap wujud kerukunan yang tercermin dalam kegiatan ini.
“Kegiatan penyalaan lampion Natal ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan harmoni lintas umat beragama di Kota Surakarta. Kemenag Surakarta berkomitmen terus mendukung terciptanya suasana rukun, damai, dan saling menghargai dalam setiap momentum keagamaan,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat toleransi dan kebersamaan di Kota Surakarta semakin kuat dan memberikan teladan bagi daerah lainnya. (Lux/Za)



















