Kota Surakarta (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Rembug Mentes yang dirangkai dengan rapat awal Pembangunan Zona Integritas (ZI) pada awal tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula R. Oesman Pudjotomo, Kamis (08/01/2026).
Acara ini dipimpin oleh Ketua PMP Zona Integritas Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Bagus Sigit Setiawan, serta mendapatkan pengarahan dan pembinaan langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun.
Dalam sambutannya, Bagus Sigit Setiawan menekankan pentingnya memulai pembangunan Zona Integritas sejak awal tahun sebagai komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pada awal tahun 2026 ini kita harus sudah mulai kembali membangun Zona Integritas. Tentu hal ini bertujuan untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat agar lebih efektif, efisien, dan berdampak,” ujarnya.
Bagus juga menegaskan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta wajib berkontribusi aktif dalam pembangunan Zona Integritas.
“Saya tekankan bahwa seluruh ASN, baik CPNS maupun PPPK yang baru, akan kita libatkan bersama-sama dalam membangun Zona Integritas di Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta,” pungkasnya.
Ia menutup arahannya dengan menekankan pentingnya mental melayani bagi seluruh ASN.
“ASN Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta harus memiliki semangat melayani yang tertanam dalam diri masing-masing. Semangat itu adalah semangat sembodo, laden, dan serawung,” tutupnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas hendaknya tidak dianggap sebagai beban, melainkan sebagai proses yang dapat dijalani dengan rasa syukur dan kebersamaan.
“Kita ingin pembangunan Zona Integritas ini bukan menjadi beban, tetapi menjadi sebuah proses yang dapat kita nikmati bersama,” ujarnya.
Ahmad Ulin menjelaskan setidaknya terdapat tiga cara agar proses pembangunan ZI dapat dinikmati. Pertama, menata niat bahwa pembangunan ZI diniatkan sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, mensyukuri amanah sebagai pelayan masyarakat yang diberi kewenangan untuk melayani. Ketiga, saling menguatkan, memberikan masukan, serta dorongan antar sesama ASN.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas harus dilaksanakan dengan penuh semangat dan optimisme.
“Maka kita mulai pembangunan Zona Integritas Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta tahun 2026 ini dengan penuh senyum. Mari kita bangun semangat diri kita sebagai tuan rumah pelayanan bidang keagamaan dan pendidikan yang baik di Kota Surakarta,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan komitmen bersama seluruh ASN Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta dalam membangun Zona Integritas dapat semakin kuat demi terwujudnya pelayanan publik yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Za)

















