Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta menyelenggarakan rapat kerja di Aula R. Oesman Pudjotomo, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan, kepala seksi dan penyelenggara, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta seluruh kepala madrasah negeri di Kota Surakarta.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun. Pembahasan difokuskan pada evaluasi capaian kinerja masing-masing satuan kerja serta penguatan sinergi antara Perjanjian Kinerja (Perkin) yang telah ditetapkan pada awal tahun dengan realisasi kinerja yang telah dicapai.
Selain evaluasi Perkin, rapat juga mengkonsentrasikan pembahasan pada capaian ASTAPROTAS Kementerian Agama di masing-masing unit kerja. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh program dan target yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Membuka rapat, Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kota Surakarta, Bagus Sigit Setiawan, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah agenda yang perlu menjadi perhatian bersama, khususnya terkait laporan satuan kerja dan capaian ASTAPROTAS.
“Ada beberapa yang akan kita bahas pada rapat kerja pada siang hari ini, laporan satker dan laporan ASTAPROTAS. Kita harus memastikan Perkin kita di awal tahun tercapai atau tidak, karena capaian kinerja ini menjadi salah satu ukuran keberhasilan pelaksanaan program yang telah ditetapkan,” jelas Bagus.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menegaskan pentingnya setiap unit kerja menindaklanjuti seluruh program dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama pusat.
“Semua program yang ditetapkan oleh pusat, baik secara online maupun tidak, harus kita laksanakan. Semua aplikasi dari pusat juga harus kita tindaklanjuti,” tegas Ahmad Ulin.
Ia juga mengingatkan bahwa tugas dan fungsi Kementerian Agama pada dasarnya memiliki dua bidang utama yang saling berkaitan, yakni pendidikan dan keagamaan. Menurutnya, kedua bidang tersebut harus berjalan secara beriringan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Tusi kita pada umumnya adalah pendidikan dan keagamaan. Keduanya saling beriringan dan saling memenuhi satu sama lain,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ulin juga memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan lingkungan, terutama persoalan sampah di lingkungan KUA dan madrasah. Ia meminta agar setiap unit memiliki kepedulian dan langkah nyata dalam pengelolaan sampah.
“Di KUA dan madrasah harus menyampaikan laporan melalui Bimas dan Pendma bagaimana pengelolaan sampah di lingkungan kita. Pengelolaan sampah harus selesai di lingkungan kita,” tegasnya.
Selain kinerja dan pengelolaan lingkungan, Ahmad Ulin mendorong agar berbagai inovasi yang telah lahir dari KUA maupun madrasah dapat terus dikembangkan dan tidak berhenti di tengah jalan. Menurutnya, inovasi yang telah dilakukan harus terdokumentasi dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“Banyak inovasi yang dibuat oleh KUA dan madrasah. Maka semua inovasi jangan sampai hilang. Bagaimana saat HAB kita mengadakan expo inovasi madrasah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ahmad Ulin juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas sebagai bagian dari penguatan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kemenag Kota Surakarta. Ia meminta seluruh jajaran untuk memiliki keseriusan dan kemandirian dalam membangun budaya kerja yang mendukung terwujudnya satuan kerja berintegritas.
“Berkenaan dengan ZI, agar budaya kerja kita adalah budaya kerja yang berintegritas. Saya minta kepada panjenengan semua serius untuk membangun secara mandiri terkait ZI,” pungkasnya.
Rapat kerja tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antarsatuan kerja, memastikan ketercapaian Perjanjian Kinerja dan ASTAPROTAS, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, Kemenag Kota Surakarta berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan keagamaan serta pendidikan di Kota Surakarta.(Za)
Kemenag Surakarta Antarkan Kafilah MTQN XXXI, Ghozi Abdul Matin Siap Harumkan Nama Kota Solo
Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam mengantarkan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)...
Selanjutnya












