Kota Surakarta (Humas) — Paguyuban Keluarga Besar Kristiani (PKBK) Kota Surakarta menyelenggarakan Natal pada Kamis (15/11/2026) bertempat di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Ngemingan, Kota Surakarta.
Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, hadir Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Bagus Sigit Setiawan, yang turut memberikan sambutan dalam perayaan tersebut.
Dalam sambutannya, Bagus Sigit Setiawan menyampaikan bahwa perayaan Natal memiliki makna yang sangat penting, tidak hanya bagi umat Kristiani, tetapi juga bagi seluruh elemen masyarakat.
“Perayaan Natal ini menjadi momentum yang sangat berharga, tidak hanya bagi umat Kristiani, tetapi juga bagi seluruh masyarakat, sebagai pengingat akan pentingnya kasih, persaudaraan, dan harapan dalam kehidupan bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Natal sejalan dengan semangat pembangunan bangsa yang menempatkan kerukunan dan kebersamaan sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.
“Dalam konteks pembangunan bangsa, kami meyakini bahwa peran serta para pemuka agama, gereja, dan seluruh umat beriman merupakan salah satu tonggak paling penting dalam membangun kehidupan bangsa yang damai, rukun, dan sejahtera,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Bagus Sigit Setiawan menekankan bahwa semangat Natal juga menjadi refleksi bagi jajaran aparatur Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kualitas diri dan pelayanan kepada masyarakat.
“Semangat Natal menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat, dilandasi nilai integritas, empati, dan keikhlasan,” tegasnya.
Pada bagian akhir sambutannya, ia berharap agar nilai-nilai Natal tidak berhenti pada perayaan seremonial semata, melainkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap, melalui perayaan ini, semangat Natal dapat mengalir dalam kehidupan sehari-hari-di keluarga, di lingkungan kerja, dan di tengah masyarakat. Semoga kasih yang kita rayakan hari ini mendorong kita untuk semakin peduli terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan perhatian, penguatan, dan harapan,” tutupnya.

Usai menyampaikan sambutan, Bagus Sigit Setiawan turut mengikuti prosesi penyalaan lilin bersama para tokoh gereja dan perwakilan umat. Prosesi tersebut menjadi simbol terang kasih, pengharapan, serta komitmen bersama untuk terus menjaga persaudaraan, kerukunan, dan kedamaian di Kota Surakarta.
Perayaan Natal PKBK ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat toleransi serta harmoni antarumat beragama yang terus terjaga di Kota Surakarta. (Za)



















