Kota Surakarta (Humas) – Sebanyak 100 peserta didik Full Day School (FDS) dan 16 tenaga pendidik dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 3 Cilacap melakukan kunjungan studi strategis ke Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) MAN 1 Surakarta, Selasa (6/1/2026), bertempat di Aula lantai 4 Gedung Jenderal Sudirman MAN 1 Surakarta. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar, memperluas wawasan akademik, serta memicu daya kreatif dan inovatif siswa melalui program benchmarking ke salah satu madrasah unggulan nasional.
Rombongan dipimpin oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Hendriyanto, mewakili Wahyudin Prasetyo, selaku Kepala MTs Negeri 3 Cilacap, disambut hangat oleh Kepala MAN 1 Surakarta Ahmad Wardimin beserta jajaran. Dalam sambutannya, Ahmad Wardimin mengawali dengan paparan profil institusi yang kini memegang teguh tagline “Melompat” (Mendunia, Loyal, Mandiri, Berprestasi, Moderat).
“Identitas institusional MAN 1 Surakarta saat ini dibingkai dalam tagline Melompat, sebuah akronim yang mendefinisikan nilai-nilai inti organisasi, mendunia, loyal, mandiri, berprestasi, dan moderat. Tagline ini bukan sekadar slogan, melainkan pedoman operasional yang diintegrasikan ke dalam setiap aspek kehidupan madrasah, mulai dari manajemen kurikulum hingga pengembangan karakter siswa,” urai Ahmad Wardimin.
Fokus utama penjelasan terletak pada manajemen program MAPK, disampaikan oleh Tri Bimo Suwarno. Disampaikannya, MAPK MAN 1 Surakarta merupakan program unggulan nasional yang dirancang sebagai respons terhadap kebutuhan akan input berkualitas bagi Perguruan Tinggi Islam. Sejak didirikan kembali dalam format modern, MAPK telah melahirkan alumni yang menduduki posisi strategis di berbagai bidang.

“Termasuk sastrawan ternama Habiburrahman El Shirazy. Keunikan MAPK terletak pada tiga pilar utama: sistem seleksi yang ketat, model asrama (boarding school), dan penggunaan bahasa Arab sebagai pengantar utama dalam studi keagamaan,” jelasnya.
Para peserta dari Cilacap menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi dan tanya jawab, terutama mengenai kiat-kiat sukses menembus seleksi nasional MAPK.
MAN 1 Surakarta telah membuktikan bahwa dengan manajemen kurikulum yang tepat, seperti rasio 70:30 pada MAPK dan program tutorial sore pada kelas sains, madrasah mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sinergi antara kedua madrasah ini pada akhirnya memperkuat posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan pilihan utama di masyarakat. Implikasi jangka panjang dari kunjungan ini mencakup peningkatan ambisi akademik siswa MTs N 3 Cilacap untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang MAN unggulan seperti MAN 1 Surakarta. (rsd/rmd)





















