Surakarta (Humas) – Nuansa yang berbeda di acara Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di MTs Muhammadiyah Surakarta. Mengusung tema Hari Guru 2025 Kementerian Agama ” Melestarikan Semesta dengan Cinta”, siswa MTs Muhammadiyah Surakarta yang dikoordinir oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) memberikan tanaman hidup kepada Guru, Tenaga Kependidikan sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan dimulai dengan Upacara Hari Guru Nasional 2025, Petugas upacara adalah Guru dan Tenaga Kependidikan MTs Muhammadiyah Surakarta. Sedangkan Pembina upacara adalah Mar’atus Sholikah Isnaini selaku Kepala Madrasah. Dalam sambutannya membacakan amanat dari Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan tema Hari Guru “Melestarikan Semesta dengan Cinta”. Selanjutnya Pengumuman Pemenang lomba Hari Guru seperti lomba Adminstrasi Guru, lomba proses pembelajaran, lomba voli, lomba estafet air dan lomba tenis meja. Juga ada lomba kebersihan kelas untuk siswa.
Acara puncak Hari Guru Nasional dipersembahkan oleh para siswa dengan memberi persembahan dan kejutan untuk Guru dan Tenaga Kependidikan. Suasana haru dan penuh kegembiraan setelah para siswa membawa tanaman dan hadiah lain menghampiri Guru dan Tenaga Kependidikan mengucapkan rasa terimakasih. Tanaman tersebut tidak hanya menjadi bentuk hadiah, tetapi sebagai simbol tumbuhnya ilmu pengetahuan yang disemai oleh para guru. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari edukasi lingkungan agar warga madrasah bisa mencintai lingkungan dan alam semesta.

Penghargaan yang unik dan bermakna ini tidak hanya diberikan kepada Guru saja tetapi juga kepada seluruh Tenaga Kependidikan yang telah berkontribusi dalam mendukung proses pendidikan di madrasah.
Maratus menyampaikan rasa bangga atas inisiatif siswa. ” Aksi siswa hari ini menggambarkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang ilmu, tetapi juga tentang nilai-nilai kehidupan. Ketika siswa memberi tanaman, mereka bukan hanya menghormati gurunya, tetapi juga ikut berperan dalam melestarikan alam”, ujarnya.
Salah satu siswa, Qonita Fahima mengungkapkan bahwa ide memberikan tanaman hidup kepada guru terasa lebih bermakna. “Guru- guru selalu merawat kami dengan kesabaran dan kasih sayang. Dengan memberikan tanaman ini, kami ingin memberikan sesuatu yang bisa dirawat kembali oleh guru sebagai simbol cinta dari kami” katanya.
Hafidz Rahmawati, Waka Kesiswaan dan Humas berharap tanaman sebagai simbol cinta siswa kepada guru bisa mempererat hubungan siswa dan guru.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan hubungan antara siswa dan guru serta menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini kepada siswa MTs Muhammadiyah Surakarta.
Sementara itu, Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Surakarta, Sri Hartati mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 2025. Ia menyampaikan bahwa hari ini adalah hari istimewa untuk berterimakasih kepada semua Bapak dan Ibu Guru yang sudah sabar membimbing, mengajar, dan menyayangi kalian. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang membantu kalian tumbuh menjadi pintar dan baik.
“Ingatlah selalu hormati dan sayangi guru-gurumu. Terus semangat belajar , ya! Ilmu yang kalian dapatkan adalah bekal paling berharga untuk masa depan kalian” tambahnya, (hfdz/my)



















