Kota Surakarta (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta menggelar rapat koordinasi optimalisasi wakaf uang di Aula R. Oesman Pudjotomo, Rabu (18/02/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubbag TU, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Perencana, serta Ketua APRI dan IPARI Kota Surakarta. Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas launching Gerakan Wakaf Uang Kementerian Agama tingkat Provinsi Jawa Tengah yang telah digelar pada 13 Februari 2026.
Dalam arahannya, Ahmad Ulin menyampaikan bahwa rakor di awal tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menyukseskan Gerakan Wakaf Uang di Kota Surakarta.
“Rakor di awal tahun 2026 ini sebagai tindak lanjut Launching Gerakan Wakaf Uang Kementerian Agama Tingkat Provinsi Jawa Tengah tanggal 13 Februari lalu. Jajaran Kementerian Agama Kota Surakarta berkomitmen untuk menggerakkan partisipasi aktif seluruh jajaran dan masyarakat luas dalam menyukseskan Gerakan Wakaf Uang secara terencana, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gerakan tersebut diarahkan untuk mendukung penguatan pendidikan keagamaan, pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan program keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Gerakan Wakaf Uang merupakan ikhtiar bersama dalam menguatkan peran keagamaan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan. Wakaf uang, selain bernilai ibadah, juga menjadi instrumen strategis untuk menghadirkan kemaslahatan yang manfaatnya terus mengalir sepanjang masa,” imbuhnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh jajaran Kementerian Agama Kota Surakarta dapat bersinergi dan mengambil peran aktif dalam mengedukasi serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf uang, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkesinambungan. (Za)

















