Surakarta (Humas) – Di tengah keberkahan bulan Ramadhan, umat Islam di berbagai penjuru dunia merayakan Nuzulul Quran dengan khataman Al-Qur’an, sebagai bentuk penghormatan atas turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Acara ini menjadi simbol kesempurnaan dalam beribadah dan memperdalam pemahaman spiritual umat, sekaligus menandai puncak dari perjalanan penghayatan ayat-ayat suci Al-Qur’an selama Ramadhan.
KUA Kecamatan Serengan menyelenggarakan Khataman Al-Qur’an di Ruang Balai Nikah Kantor KUA Kec. Serengan (17/03). Kegiatan dipandu oleh Penyuluh Agama Islam, Nuryatin. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Baca Al Qur an sesuai dengan juz yang telah disepakati, yang dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Kegiatan dilaksanakan oleh seluruh Penyuluh Agama Islam KUA Serengan.

Tidak kurang dari 20 peserta, yang terdiri dari Ibu-Ibu yang merupakan perwakilan dari beberapa kelurahan yang ada di wilayah kerja KUA Kec. Serengan, mengikuti acara tersebut dengan penuh hikmat. Acara terselenggara atas kerjasama Penyuluh Agama Islam yang berada di bawah Koordinasi Kepala KUA Kec. Serengan dengan DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kec. Serengan. Acara diawali dengan pembacaan surat pendek Juz 30, dilanjutkan dengan pembacaan do’a khotmil qur an oleh Penyuluh Agama Islam, Alfian yang juga menjabat sekretaris DMI Kec. Serengan.
Tausiyah diisi oleh Wachid, Penyuluh Agama Islam Kec Serengan yang menerangkan tentang keistimewaan Al Qur an. Wachid menjelaskan bahwa salah satu kriteria sahnya sholat adalah dengan membaca surat al fatihah yang merupakan bagian dari Al Qur an. “Al-Qur’an juga mudah untuk dihafalkan, dan jika dikaji tidak ada kontradiksi diantara ayat yang ada di dalamnya,”ujarnya. Selain itu, beberapa keistimewaan lain dijabarkann, yaitu : terpelihara dari perubahan dan penggantian isi didalamnya, merupakan mukjizat, karena tidak ada seorangpun yang mampu mendatangkan yang semisal dengannya, membacanya in syaa Allah mendatangkan ketenangan dan rahmad dari Allah SWT, juga sebagai penawar hati dari berbagai penyakit hati.
Acara ditutup dengan pembagian 20 paket sembako untuk para peserta khataman yang hadir. (sulaeman/my).