Surakarta (Humas) – Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kementerian Agama Kota Surakarta mengadakan Rapat Koordinasi Guru Muadalah Pesantren, yang dihadiri oleh Kasi PAKIS, Encep Moh Ilham, dan Kepala Kankemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun (04/12).
Dalam kesempatan ini, Encep Moh Ilham mengingatkan kepada para guru Muadalah untuk terus meningkatkan kompetensi diri. “Pencairan TPG Muadalah yang kedua ini harus disyukuri dan dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dan kelebihan yang dimiliki para guru. Kami juga berharap para guru bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan regulasi yang akan datang, termasuk kewajiban mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang akan memerlukan biaya dan usaha lebih besar,” jelasnya.
Selain itu, Encep juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Ia mengajak para guru untuk meluangkan waktu untuk berolahraga agar tetap bugar dan produktif.
Sementara itu, Ahmad Ulin Nur Hafsun menekankan bahwa peran guru pesantren sangat penting, tidak hanya dalam mendidik santri dari sisi jasmani, tetapi juga rohani. “Guru Muadalah juga harus mampu mengikuti perkembangan regulasi dan aturan yang berlaku, seperti memperbarui data EMIS dan SIKAP melalui aplikasi terkait. Ini adalah tantangan yang harus dihadapi bersama.”
Ahmad Ulin juga menyampaikan niatnya untuk segera mengunjungi para guru pesantren dalam rangka mempererat tali silaturahmi. “Saya berharap dapat segera mengagendakan kunjungan untuk bertemu langsung dengan para guru, mendengarkan aspirasi, dan memperkuat komunikasi,” tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan, rapat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mempersiapkan guru-guru Muadalah dalam menghadapi tantangan dan perubahan yang akan datang. (may)